Cari Blog Ini

Senin, 10 Oktober 2011

konsep dasar pemrograman

1. DATA: Bahan mentah yang akan diolah menjadi informasi sehingga dapat dipergunakan user atau pemakai.
Tipe data yang biasa digunakan:
1. Tipe Data Dasar: tipe data yang tidak terstruktur yang didefinisikan oleh bahasa pemrograman.
Tipe data dasar:
a. Tipe Data Numerik : tipe data berupa angka.
- Integer : bilangan bulat positif dan negatif
- Subrange :subtype data integer dan terdiri dari urutan nilai integer dalam range tebatas.
- Floating-point Real : data riil.
- Fixed-point Real : Bilangan fixwd-pont direpresentasikan dengan urutan digit yang mempunyai panjang tetap dengan titik desimal diposisikan ditempat yang diberikan antara dua digit.
- Lain-lain : bilangan kompleks dan rasional.
b. Enumerasi : urutan list dari nilai-nilai yang berbeda.
c. Boolean : tipe data untuk merepresentasikan True atau False.
d. Character : tipe data untuk menyimpan rangkaian karakter.
e. Internationalization : disebut I18N
2. Tipe Data Terstruktur: campuran dari berbagai tipe data dasar, contohnya array, record, string, list dan file.
3. Tipe Data didefinisikan oleh Pemakai : Enumerasi.
4. Tipe Data Penunjuk : contoh tipe data penunjuk adalah pointer.
2. MODEL KOMPUTASI: kumpulan nilai dan operasi-operasi.
3 dasar model komputasi :
1. Model Fungsional
Model perhitungan fungsional terdiri dari satu set nilai, fungsi dan operasi
aplikasi, fungsi dan komposisi fungsi.
2. Model Logika
Logika model perhitungan terdiri dari suatu set nilai-nilai, definisi hubungan dan
kesimpulan logis.
3 Model Imperative
Model perhitungan yang imperative terdiri dari satu set nilai-nilai yang mencakup
suatu status dan operasi tugas-tugas untuk memodifikasi status tersebut.
3. SINTAKS dari bahasa pemrograman mengacu pada struktur atau bentuk program.
4. SEMANTIK dari bahasa pemrograman menggambarkan hubungan antara program dan model perhitungan.
5. PRAGMATIS: Menguraikan derajat tingkat sukses dengan suatu bahasa pemrograman kepada model perhitungan dalam kegunaannya untuk para programer.
6. PRINSIP BAHASA PEMROGRAMAN
Semua bahasa pemrograman tujuan umum menganut prinsip bahasa pemrograman desain berikut.
a. Clarity, Simplicity dan Unity
b. Orthogonality
c. Kewajaran untuk Aplikasi
d. Mendukung Abstraksi
e. Kemudahan untuk Verifikasi Program
f. Lingkungan Pemrograman
g. Portabilitas Program
h. Biaya Penggunaan
Garis penalaran yang dikembangkan diatas dapat diringkas dalam prinsip berikut.
Sebuah bahasa pemrograman harus dirancang untuk memudahkan pembacaan dan tertulis-kemampuan bagi pengguna manusia dan eksekusi efisien pada perangkat keras yang tersedia.